Bullying adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Terkadang ketidakseimbangan faktor fisik dan sosial bisa menjadi bahan bullying.

Bagaimana melindungi anak-anak kita agar terhindar dari bahaya bullying?

Lakukan beberapa hal berikut ini ya Ayah Bunda :

Pertama, kenali tanda-tanda anak mengalami mengalami bullying.

Sebagai orangtua, kita harus mengetahui bagaimana ciri-ciri seorang anak yang mengalami bullying, misalnya takut berangkat ke sekolah, sulit berkonsentrasi, sering sakit perut, sering sakit kepala, ataupun rasa kepercayaan dirinya rendah.

Kedua, ketahui dan pahami siapa teman-teman anak kita.

Bullying tidak jarang terjadi dalam interaksi anak dalam pertemanannya. Sebagai orang tua, kita juga harus mengetahui dan mengenali siapa saja teman anak-anak kita. Tidak ada salahnya untuk sesekali mengajak teman-teman anak untuk bermain di rumah kita, sehingga bisa kita ketahui bagaimana sifat dan karakter mereka.

Ketiga, minta bantuan bapak atau ibu guru dan orang dewasa lainnya di sekolah.

Saat anak sudah memasuki usia sekolah, aktivitas keseharian anak-anak akan banyak diketahui oleh orang-orang yang dekat dengan dunia sekolah, yaitu bapak dan ibu guru, penjaga sekolah, ataupun orang tua teman-teman anak kita. Mintalah bantuan kepada mereka dan berikan nomor kontak kita. Apabila mereka mengetahui anak kita menjadi korban bully, mintalah mereka untuk menghubungi kita.

Keempat, ajaklah anak untuk berkomunikasi.

Cobalah bertanya bagaimana kegiatan anak di sekolah. Simak dengan baik-baik. Periksa Apakah ada hal-hal yang membuat anak tidak nyaman. Tidak ada salahnya untuk membicarakan tentang bullying dan beritahu anak bagaimana cara membela diri saat mengalami bullying.

Kelima, berikan contoh yang baik pada anak.

Anak-anak meniru apa yang dilakukan oleh orang-orang dewasa. Oleh karena itu, kita harus mengambil tanggung jawab dalam memberikan contoh yang baik untuk anak-anak. Cegahlah anak jangan sampai melakukan tindakan bully, terlebih jika itu timbul dari meniru sikap dan perbuatan kita.

Keenam, bantulah anak untuk melakukan hal-hal yang dia sukai.

Doronglah anak agar ia bisa menyalurkan hobi dan ekspresinya. Bantu dia membangun rasa kepercayaan diri, dan sikap Mandiri yang kuat. Hal ini akan membantu anak untuk mengurangi dampak bullying.

Ayah Bunda, saat ini sudah banyak sekali pembahasan ilmiah mengenai anti bullying. Rajinlah untuk hadir dalam forum-forum yang membahas bagaimana cara pendampingan anak agar terhindar dari bahaya bullying.

Demikian semoga bermanfaat ya Ayah Bunda. (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.