Anak-anak sudah memasuki masa libur sekolah yang kebetulan bersamaan waktunya dengan libur hari Natal dan Tahun Baru. Liburan yang cukup panjang ini tentu sangat sayang jika hanya dilewatkan begitu saja dengan aktivitas yang sekedar membuang waktu. Ayah Bunda perlu membuat perencanaan agar liburan bersama anak lebih bermanfaat dan mempunyai makna. Liburan bukanlah sebuah aktivitas untuk membuang buang waktu maupun dana, tetapi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan hubungan orang tua dan anak agar semakin berkualitas.

Pendidikan sebenarnya tidak hanya menjadikan anak mempunyai kemampuan unggul di bidang akademik, tetapi harus juga memiliki keterampilan dan kepribadian Islam. Hal tersebut bisa ditingkatkan dengan memanfaatkan aktivitas selama liburan.

  1. Mengajak anak dalam aktivitas dakwah orang tuanya.

Pada saat anak libur yang cukup panjang, ajaklah anak untuk melakukan kegiatan bersama dengan orang tua, misalnya aktivitas dakwah ataupun sosial. Dengan demikian anak akan melihat contoh langsung bagaimana kegiatan dakwah yang dilakukan kedua orang tuanya. Ketika kegiatan sudah selesai, anak bisa kita minta untuk menyampaikan bagaimana perasaannya maupun bagaimana saran-saran yang bisa ia berikan. Akan tetapi, sebelum aktivitas mengajak anak melakukan kegiatan dakwah, harus dipertimbangkan dulu mengenai kondisi anak serta bagaimana kesiapan di lapangan. Jangan sampai anak justru merasa bosan serta nanti justru mengganggu kegiatan dakwah yang kita lakukan.

  1. Melatih keterampilan dalam kegiatan rumah.

Anak-anak sekolah sejak pagi sampai sore, bisa jadi akan menjadi minim dalam aktivitas keterampilan di rumah. Oleh karena itu, liburan yang cukup panjang bisa kita manfaatkan untuk mengajak anak terlibat aktif dalam kegiatan sehari-hari di rumah. Misalnya, kita bisa mengenalkan anak tentang bagaimana cara mencuci piring, merapikan tempat tidur, menyapu ruangan, dan lain sebagainya. Di hari aktif sekolah, bisa jadi kegiatan ini tidak bisa banyak kita lakukan. Kesempatan liburan bisa kita manfaatkan agar anak bisa lebih banyak waktu yang bisa ia gunakan dalam membantu orang tuanya. Upayakan kegiatan ini bukan kegiatan pemaksaan, tetapi merupakan kegiatan yang menarik bagi anak.

  1. Silaturahim kepada keluarga besar.

Silaturahim merupakan suatu amalan yang sangat dianjurkan di dalam Islam. Untuk mengisi waktu liburan ini, kita bisa mengajak anak bersilaturahim kepada kerabat kita yang bisa jadi di hari-hari biasa cukup sulit kita lakukan. Dengan bersilaturahim, anak akan bisa mengetahui dan akrab dengan keluarga besar kita, misalnya dengan kakek dan nenek, paman, dan lain sebagainya. Anak-anak juga akan lebih akrab dengan saudara saudara sepupu mereka.

  1. Mengenal Allah melalui ciptaan-Nya.

Kegiatan yang juga sering lazim dilakukan dalam mengisi waktu liburan adalah berwisata. Apabila kita memilih berwisata ke alam bebas, misalnya ke pegunungan atau pantai, maka bisa kita gunakan untuk mengajak anak mengenal Allah melalui ciptaan-Nya. Anak akan belajar banyak hal tentang alam semesta ini. Saat berwisata, ajaklah anak berbincang-bincang siapa pencipta alam semesta ini, bagaimana alam semesta ini bisa ada.

Banyak hal yang bisa kita lakukan selama masa liburan. Pastikan kita merencanakan kegiatan liburan dengan baik agar anak tidak berhenti belajar. Buatlah liburan menjadi masa yang bermakna dan menggembirakan.

Demikian, semoga bermanfaat ya Ayah Bunda. (Tim Karima; www.karimafood.com)

Bagi Ayah Bunda yang ingin berlangganan materi edukasi tentang Bayi, Balita, dan Pendidikan Anak, silakan bergabung ke WA Group Edukasi Karima. Silakan klik : https://karimafood.com/ke untuk bergabung. GRATIS.